DOI:
https://doi.org/10.62042/jtp.v7i2.137Penelitian ini mengkaji sejarah konteksualisasi budaya yang dilakukan oleh Kyai Sadrach di Jawa sebagai respons terhadap pengabaian budaya Jawa oleh misionaris kolonial Belanda dalam penyebaran Injil. Kyai Sadrach, yang diakui sebagai guru spiritual asli, berhasil menerapkan Kristen kontekstual di pedesaan Jawa antara tahun 1869 dan 1923, mendirikan 53 jemaat di komunitas yang mayoritas Muslim. Melalui analisis konten kualitatif terhadap sumber primer dan sekunder, penelitian ini mengidentifikasi delapan strategi kontekstualisasi yang diterapkan oleh Kyai Sadrach, termasuk evangelisasi pribadi, evangelisasi publik, debat ngelmu, menargetkan tokoh kunci, adaptasi budaya, mendirikan desa Kristen, pembebasan spiritual, dan pelayanan penyembuhan. Penelitian menemukan bahwa pendekatan Kyai Sadrach yang mempertahankan integritas kebenaran Injil sambil mengintegrasikan unsur-unsur budaya Jawa seperti bahasa, upacara tradisional, pakaian lokal, dan kerangka spiritual terbukti sangat efektif dalam konversi dan pembentukan komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontekstualisasi budaya yang selektif, yang dipandu oleh pencerahan teologis, memfasilitasi penerimaan Injil yang bermakna di kalangan komunitas abangan Jawa tanpa mengorbankan substansi Alkitab. Studi ini mendukung penerapan pendekatan pelayanan yang sensitif secara budaya dalam konteks Jawa kontemporer dan konteks Asia Tenggara serupa, dengan menekankan pentingnya menyeimbangkan akomodasi kontekstual dengan kesetiaan Injili.
Akkreren, Philip van. Dewi Sri Dan Kristus. Edited by B.A Abednego. 2nd ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1995.
Culver, J.E. “Tugas Yang Masih Belum Terselesaikan: Tinjauan Sekilas Atas Sejarah Misi Di Indonesia.” Pengarah 2 (2004): 44.
Eilers, Franz-Josep. Berkomunikasi Antara Budaya. 1st ed. Ende: Nusa Indah, 1995.
End, van den. Ragi Carita 2. Indradi, F. Jakarta: Mulia, BPK Gunung, 2003.
Enklaar, I.H. Pembaptisan Massal Dan Pemisahan Sakramen. Edited by Janu Wibowo. 2nd ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.
Guillot, Claude. Kiai Sadrach: Riwayat Kristenisasi Di Jawa. 1st ed. Kartasura: IRCiSoD, 2020.
———. Kiai Sadrach: Riwayat Kristenisasi Di Jawa. 1st ed. Jakarta: PT. Grafiti Pers, 1985.
———. Kiai Sadrach: Riwayat Kristenisasi Di Jawa. 1st ed. Kartasura: IRCiSoD, 2020.
———. Kiai Sadrach Riwayat Kristenisasi Di Jawa. 1st ed. Jakarta: PT. Grafiti Pers, 1985.
Harahap, Yoshua Budiman Paramita. “Liberatio Communio: The Ecclesiological Identity of Sadrach’s Javanese Community.” International of Mission Research 3 (2017): 234–50.
Hendropuspito, D. Sosiologi Agama. 1st ed. Yogjakarta: Kanisius, 1983.
Hesselgrave, David J. Kontekstualisasi Makna, Metode Dan Model. 2nd ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1995.
Kadimin, Lukas. “Kyai Sadrach Dan Gerakan Kristen Pribumisasi Di Jawa.” Silih Asih: Teologi Dan Misi 1 (2024): 32.
———. “Kyai Sadrach Dan Gerakan Pribumisasi Di Jawa.” Silih Asih: Teologi Dan Misi 1 (2024): 31–32.
———. “Kyai Sadrach Dan Gerakan Pribumisasi Kristen Di Jawa.” Jurnal Silih Asuh 1 (2024): 37.
Kruger, Muller. Sejarah Gereja Di Indonesia. 2nd ed. Jakarta, 1966.
———. Sejarah Gereja Di Indonesia. 2nd ed. Jakarta: Badan Penerbit Kristen, 1966.
L. Dixon, Roger. “Pelajaran Dari Pelayanan Misi Di Tanah Jawa.” Pengarah: Jurnal Teologi Berkala 5 (2003): 11.
Manteus, Agus Joko. Suara Injili Kumpulan Esai Teologis. Edited by Daniel L Adiatma. 1st ed. Yogjakarta, 2023.
Nggebu, Sostenis. “Coenrad Lourens Coolen: Pioneer of Contextual Mission among Javanese Abangans.” Evangelikal 2 (2022): 379.
———. “Mengaktualisasikan Strategi Pelayanan Misi Kontektual Kiai Sadrach Di Era Post Modern.” Evangelikal 3 (2023): 380.
———. “Mengaktualisasikan Strategi Pelayanan Misi Kontektual Kiai Sadrach Di Era Postmodern.” Evangelikal 3 (2023): 379.
———. “Supremasi Kristus Sebagai Instrumen Dasar Membangun Devosi Pribadi Orang Percaya Berdasarkan Kolose 1:5-10.” Gamaliel: Teologi Praktika, 2022, 108.
Noorsena, R.M. Bambang. Antara Bayangan Dan Kenyataan. Edited by Darohsit. 1st ed. Yogjakarta: Andi Offset, 1992.
Partonadi, Soetarman Soediman. Komunitas SADRACH Dan Akar Kontekstualnya. Edited by Widi Herijati Rahadi. 1st ed. Jakarta, 2001.
———. Komunitas SADRACH Dan Akar Kontektualnya. Edited by Paul Anthony. 1st ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.
Peursen, A.A. Van. Strategi Kebudayaan. Edited by Dick Hartoko. 1st ed. Yogjakarta: Kanisius, 1988.
Sariman, Silas. “Strategi Misi Sadrach Suatu Kajian Yang Bersifat Sosio Historis.” Abdiel 3 (2019): 21.
———. “Strategi Misi Sadrach Suatu Kajian Yang Bersifat Sosio Historis.” Jurnal Abdiel 3 (2019): 28.
Setiawan, David Eko. “Dialektika Injil Dan Budaya: Membaca Ulang Kiprah Kiai Sadrach Melalui Lensa Hermeneutik Gadamer.” Jurnal Teologi Berita Hidup 6 (2023): 10.
Siburian, Togardo. Kerangka Teologi Religionum Misioner Pendekatan Injili Tentang Hubungan Kekristenan Dengan Agama-Agama Lain. Edited by Stephanus Karnadi. 1st ed. Bandung: Sekolah Tinggi Teologia Bandung, 2004.
Subagyo, Andreas B. Pengantar Riset Kuantitatif Dan Kualitatif Termasuk Riset Teologi Dan Keagamaan. Edited by Yosep Kurnia. 1st ed. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 2004.
Sugiyono, Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & R&D. 14th ed. Bandung: ALFABETA, 2011.
Sumantana, Th. Mission at the Crossroads. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1993.
Suranto. Model Pelayanan Kontektual Kyai Sadrach Dalam Pekabaran Injil di Tanah Jawa. Philexenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, vol.1 No. 1 November 2022.
Wiyaka, Agus. Pengantar Ilmu Budaya. Edited by Rahma N Djunaidi. 1st ed. Surabaya: Insan Cendekia, 2003.





