NUBUATAN TENTANG MESIAS DARI KITAB PARA NABI

Authors

Kuncoro Condro Tengoro

DOI:

https://doi.org/10.62042/jtp.v4i2.44

Satu kata yang mewakili bahasa Ibrani (mashiah), bahasa
Aram (meshiha), dan bahasa Yunani (Messias)
Arti dasar dari
112
Mesias ini adalah “orang yang diurapi.”
Gelar Mesias ini dipakai
untuk penyelamatan yang akan datang, dan bahkan orang Yahudi
percaya bahwa yang akan menyelamatkan pada masa yang akan
datang adalah Allah sendiri. Walaupun ungkapan Mesias ini tidak
digunakan secara langsung, namun ada bermacam-macam dalam
penggunaannya dalam rangkaian kata seperti Masias Tuhan (artinya
yang diurapi Tuhan). Gagasan mengenai pengurapan seseorang
untuk suatu tugas khusus, muncul beberapa kali, terutama bagi-raja-
raja dan imam-imam (Im. 4:3 dan selanjutnya); juga bagi nabi-nabi
(1 Raj. 19:16); dan bapak-bapak leluhur Israel (Mzm. 105:15).
Pengurapan ini digunakan dalam tugas khusus dan kemudian
digunakan dalam hal yang lebih teknis, hkususnya bagi seseorang
yang akan dipilih Allah sebagai alatNya untuk menyelamatkan
umatNya.113 George E. Ladd mengungkapkan bahwa pengurapan itu
berkaitan dengan penugasan ilahi untuk jabatan teokrasi tertentu dan
dengan demikian menunjukan bahwa oleh pengurapan itu mereka
digolongkan dengan kelompok hamba Allah yang khusus dan
pribadi mereka suci (1 Taw. 16:22), dan kesuciannya tersebut
berkaitan dengan jabatannya.11

Archer, Gleason L, Tafsiran Masa Kini. Jakarta: Yayasan
Komunikasi Bina Kasih, 1976.
Berkhof, Louis. Teologi Sistematik 3, Doktrin Kristus, terjemahan:
Yudha Thianto, Surabaya: Penerbit Momentum, 2008.
Barth, Chr, Theologia Perjanjian Lama 1. Jakarta: BPK Gunung
Mulia, 1989.
Barth, C. Theologia Perjanjian Lama 2.
Mulia, 1989.
Jakarta: BPK Gunung
Cawley, F, Millard, A.R. Tafsiran Alkitab Masa Kini 2. Jakarta: BPK
Gunung Mulia, 1985).
Douglas , J. D. & Tenney, Merrill C. The New International
Dictionary Of The Bible. Michigan: Zondevan Publishing
House, 1987.
Groenen, C. Pengantar ke Dalam Perjanjian Lama. Yogyakarta:
Kanisius, 1992.
Guthrie, Donald, Teologi Perjanjian Baru 1. Jakarta: BPK Gunung
Mulia, 2011.
Hinley, J.B. Tafsiran Masa Kini, terj: Naipopos. Jakarta: Yayasan
Komunikasi Bina Kasih, 1976.
Kidner, Derek. Tafsiran Alkitab Masa Kini 2, terj:W.B. Sijabat.
Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1985.
Ladd, George Eldon. Teologi Perjanjian Baru 1, Bandung: Yayasan
kalam Hidup, 2002.
Mulder, D.C. Pembimbing ke dalam Perjanjian Lama. Jakarta: BPK
Gunung Mulia, 1963.
Motyer, J.A. Tafsiran Masa Kini, Jakarta: Yayasan Komunikasi
Bina Kasih, 1976.
Murry, G.R. Beasley. Tafsiran Alkitab Nasa Kini 2. Jakarta:Yayasan
Komunikasi Bina Kasih, 1976.
Siahaan, M.S. Pengaharaan Mesias dalam Perjanjian Lama, BPK:
Gunung Mulia, 1990.
Seventer, A. Tafsiran Alkitab, Zakharia dan Hagai. Jakarta: BPK
Gunung Mulia, 1983.
VanGemeren,Willem A. Penginterpretasian Kitab Para Nabi .
Surabaya: Momentum, 2011.
Widyapranawa, S.H. Tafsiran Alkitab, Kitab Yesaya. Jakarta: BPK
Gunung Mulia, tt.
Walvoord, John F. Zuck, Roy B. (ed), The Bible Knoledge
Commentary.Colorado: Chariot Victory Publishing, tt.
Walvoord, John F. Penggenapan Nubuat Masa Kini-Zaman Akhir,
terj: tn. Malang: Gandum Mas, 2004.
Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-04-05

Issue

Section

Articles

How to Cite

1.
Tengoro KC. NUBUATAN TENTANG MESIAS DARI KITAB PARA NABI. j. penggerak [Internet]. 2023 Apr. 5 [cited 2026 Apr. 21];4(2). Available from: https://jurnal.sttii-bali.ac.id/index.php/JTP/article/view/44

Article Template

Language

Member of

Tools

Statistic

Flag Counter

Keywords