MELUKAT DAN BAPTISAN:  TITIK TEMU RITUAL PENYUCIAN DALAM TRADISI MASYARAKAT HINDU BALI DAN KEKRISTENAN

Authors

Cajenino lorenco ximenes
Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia- Bali
Elio Caetano de Paula Pinto
CEF, Child Evangelism Fellowship- Timor-Leste
Domito Samuel Ximenes
Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup- Solo

DOI:

https://doi.org/10.62042/itp.v8i122
Keywords: Melukat, Bali, Air, Penyucian , Pertobatan, Baptisan

Melukat dalam tradisi Hindu Bali dengan sakramen Baptisan dalam 
Kekristenan, guna mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dari sisi 
tujuan, media, prosedur, serta makna teologisnya. Melukat adalah ritual 
penyucian diri baik secara fisik maupun spiritual yang dilaksanakan 
dengan menggunakan media air suci di tempat-tempat yang disakralkan, 
seperti sumber mata air, danau, atau pura. Ritual ini diyakini mampu 
membersihkan jiwa dari energi negatif, memperbaiki keseimbangan 
emosional, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Dalam perspektif 
Hindu Bali, Melukat merupakan bagian integral dari upacara Manusia 
Yadnya, yang bertujuan untuk menyucikan manusia secara lahir dan batin 
guna menjalani kehidupan yang selaras dengan dharma. Di sisi lain, dalam 
tradisi Kristen, Baptisan merupakan sakramen yang melambangkan 
pembersihan dosa melalui darah Yesus Kristus, kematian terhadap 
kehidupan lama, dan kebangkitan sebagai ciptaan baru dalam iman. 
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan 
(library research), dengan menganalisis berbagai sumber sekunder yang 
relevan, termasuk literatur keagamaan, jurnal ilmiah, dan tafsiran kitab 
suci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua tradisi 
memiliki latar belakang teologis dan prosedur ritual yang berbeda, 
keduanya memiliki kesamaan dalam aspek tujuan yakni penyucian diri 
dari hal-hal negativ serta dalam penekanan pada transformasi spiritual, 
pertobatan, dan pencarian kedekatan dengan Yang Maha Kuasa. Perbedaan 
mendasar terletak pada sarana penyucian: Melukat menggunakan air suci 
dari alam, sedangkan Baptisan mengandalkan kuasa darah Kristus sebagai 
agen penyucian yang permanen.

Anom. “Upacara Manusia Yadnya ‘PA-NGLU-KA-TA-N,’” n.d., hlm. 7.

Barth, Karl. Church Dogmatics. Vol. IV/4. Edinburgh: T&T Clark, 1969.

Cecilia Widjaja, Eunike Djonata, Lestari Natasya Luntungan. “"Melukat.”

The Journey of Soul Purification", 2022, 5–6.

Dhana, I Nyoman. “Ritual Penyucian Diri Dalam Perspektif Agama Hindu

Di Bali.” Jurnal Kajian Bali Vol. 8 No. (2018): 112.

152

Djonata Widjaja dan Luntungan. Melukat: Ritual Penyucian Dalam

Tradisi Hindu Bali. Denpasar: Udayana University Press, 2020.

Erickson, Millard J. Christian Theology. 2nd ed. Grand Rapids: Baker

Books, 1998.

Fitriyani. Makna Air Dalam Ritual Pembaptisan Di Gereja ST. Antonius.

Kota Baru, Yogyakarta", 2016.

Fransiska, Ni Nyoman, and Andreas Dwi Krisdiantoro. “Memahami

Konsep Dosa Asal.” Jurnal Penggerak 5, no. 1 (n.d.): 52–66.

Grudem, Wayne. Systematic Theology: An Introduction to Biblical

Doctrine. Grand Rapids: Zondervan, 1994.

Hiebert, Paul G. Anthropological Reflections on Missiological Issues.

Grand Rapids: Baker Books, 1994.

I

Gde Pitana dan I Ketut Surya Diarta. Pengantar Ilmu Pariwisata.

(Yogyakarta: Penerbit Andi), 2009.

I Gede Sudiarta dan Made Reland Udayana Tangkas. “Lontar Gama

Tirtha; Pemuliaan Air Dalam Konteks Eko-Religius,"” Vol. 3 No.

(2023): 3.

I Gusti Ngurah Sudiana. Peranan Doa Dan Upacara Dalam Kehidupan

Umat Hindu. Denpasar: Institut Hindu Dharma Negeri, 2007.

I

Ketut Sudarsana. “Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis

Multikultur Pada Pendidikan Agama Hindu.” Jurnal Pendidikan Dan

Kebudayaan Missio Vol. 10 No (2018): 67.

I Ketut Wiana. Makna Upacara Yadnya Dalam Agama Hindu. Surabaya:

Paramita, 2004.

I Made Sukarsa dkk. “‘Pengembangan Aplikasi “Kalender Saka Bali”,.’”

Merpaati Vol. 3 No. (2015): 61.

I

Putu Gelgel. Hukum Hindu Dalam Dinamika Kehidupan Modern.

Denpasar: Widya Dharma, 2005.

I Wayan Artana. Ideologi Melukat Dalam Praxis Kesehatan. Widya Duta.,

2018.

153

I

I

Wayan Budi Utama. “Konsep Dharma Dalam Kehidupan Sosial

Masyarakat Hindu Bali.” Jurnal Sanjiwani: Jurnal Filsafat Vol. 12

No (2021): 87–98.

Wayan Tirta Gunawanwijaya. “Kelepasan Dalam Pandangan Siwa

Tattwa Purana,” n.d.

Ida Bagus Oka Puniawati. “Peran Tirtha Dalam Ritual Keagamaan Hindu

Bali.” Jurnal Widya Wertta Vol. 4 No. (2021): 34–46.

John Calvin, ed. John T. McNeill. Institutes of the Christian Religion.

Philadelphia: Westminster Press, 1960.

Kosuke Koyama. Waterbuffalo Theology. Maryknoll, NY: Orbis Books,

1974.

Lilis Restinaninggsih, dkk. “Perwatakan Manusia Berdasarkan Hari Lahir

Dalam Naskah Raspati Kalpa.” Patanjala Vol. 8 No. (2016): 118.

Luther, Martin. Large Catechism, Dalam The Book of Concord. Edited by

ed. Robert Kolb dan Timothy J. Wengert. Minneapolis: Fortress

Press, 2000.

Made Titib. Teologi Dan Simbol-Simbol Dalam Agama Hindu. Surabaya:

Paramita, 2003.

Matthew Henry. Tafsiran Matthew Henry: Kitab 1–3 Yohanes. (Jakarta:

Momentum;, 2016.

McGrath, Alister E. Christian Theology: An Introduction. 5th ed. Oxford:

Wiley-Blackwell, 2011.

Mircea Eliade. The Sacred and the Profane: The Nature of Religion.

Edited by terj. Willard R. Trask. New York: Harcourt, Brace &

World, 1959.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edited by Remaja

Rosdakarya. Bandung, 2019.

Morris, Leon. The Atonement: Its Meaning and Significance. Downers

Grove: InterVarsity Press, 1983.

Mujirah, Gatot Wibowo, dan I Nyoman Santiawan. “Pengaruh Ajaran

Triguna,".” Jawa Dwipa Vol. 2 No. (2021): 35.

154

Ngurah Nala. Usada Bali: Ilmu Pengobatan Tradisional Bali. Denpasar:

Upada Sastra, 1993.

Ni Nyoman Tri Sukarsih. “Makna Simbolik Air Dalam Berbagai Tradisi

Keagamaan Di Asia.” Jurnal Humanis Vol. 14 No (2016): 201–212.

Nida Sintasari. “Studi Perbandingan Ritual Penyucian Dalam Agama

Hindu Dan Kristen.” Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat Vol. 15

No (2019): 78.

Putu Sastra Wibawa. “Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Upacara

Manusia Yadnya.” Jurnal Penjaminan Mutu Vol. 6 No. (2020): 23

34.

Raimundo Panikkar. The Unknown Christ of Hinduism. Edited by Rev. Ed.

Maryknoll: Orbis Books, 1981.

Robert H. Mounce. Romans. The New Am. Nashville: Broadman &

Holman, 1995.

Smart, Ninian. The World’s Religions,. 2nd ed. Cambridge: Cambridge

University Press, 1998.

Sri Arwati. Upacara Melukat, n.d.

Sri Arwati, Ni Made. Upacara Melukat. Denpasar, 2005.

Stephen B. Bevans. Models of Contextual Theology. Edited by rev. ed.

Maryknoll: Orbis Books, 2002.

Subadra. “‘Eksistensi Upacara Malukat Di Desa Manggis, Kecamatan

Manggis, Kabupaten Karangasem,’” n.d., hlm. 73.

Sudiarta dan Udayana Tangkas. “Lontar Gama Tirtha,” n.d., hlm. 5.

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Dan R&D. Bandung:

Alfabeta, 2017.

Tangkas, I Wayan Sudiarta dan I Nyoman Udayana. Gama Tirtha: Kajian

Filosofis Tentang Air Suci Dalam Tradisi. Denpasar: Udayana: Hindu

Bali University Press, 2018.

Thomas F. Torrance; The Mediation of Christ. (Grand Rapids: Eerdmans;,

1992.

155

Walls, Andrew F. The Missionary Movement in Christian History: Studies

in the Transmission of Faith. Maryknoll: Orbis Books, 1996.

Wayan Paramartha. ““Tradisi Dan Modernitas: Dinamika Ritual Hindu Di

Bali.” Jurnal Kajian Bali Vol. 5 No. (n.d.): 145.

William Barclai. Pemahaman Alkitab Setiap Hari. Jakarta: BPK Gunung

Mulia, 2015.

Yasa, I Wayan Suka. “Konsep Keselamatan Dalam Perspektif Hindu Dan

Kristen: Sebuah Kajian Komparatif.” Jurnal Pangkaja, Jurnal

Agama Hindu Vol. 22 No (2019): 56–70.

Yong, Amos. Beyond the Impasse: Toward a Pneumatological Theology

of Religions. Grand Rapids: Baker Academic, 2003.

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

1.
lorenco ximenes C, de Paula Pinto EC, Ximenes DS. MELUKAT DAN BAPTISAN:  TITIK TEMU RITUAL PENYUCIAN DALAM TRADISI MASYARAKAT HINDU BALI DAN KEKRISTENAN. j. penggerak [Internet]. 2026 Jun. 30 [cited 2026 Jul. 3];8(1):122-55. Available from: https://jurnal.sttii-bali.ac.id/index.php/JTP/article/view/155

Article Template

Language

Member of

Tools

Statistic

Flag Counter

Keywords