DOI:
https://doi.org/10.62042/itp.v8i61Perkembangan media sosial di era digital membawa pengaruh besar terhadap
cara peserta didik membangun identitas, berinteraksi, dan memahami iman.
Arus informasi yang masif, budaya validasi melalui likes dan komentar, serta
paparan terhadap berbagai pandangan hidup yang bertentangan dengan nilai
nilai Kristiani menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda gereja masa
kini. Pendidikan Agama Kristen dituntut untuk tidak hanya menekankan aspek
kognitif dan doktrinal, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata
kehidupan mereka. Berlandaskan Roma 12:2 yang menekankan transformasi
melalui pembaruan budi, penelitian ini menyoroti penerapan PAK kontekstual
sebagai strategi pembentukan karakter kristiani. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan (library research),
dengan menelaah berbagai sumber literatur, hasil penelitian terdahulu, serta
kajian teologis dan pedagogis yang relevan untuk membangun argumentasi
yang sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAK kontekstual mampu
mengintegrasikan tiga dimensi penting secara bersamaan, yaitu penghayatan
iman, pembentukan karakter, dan penguatan literasi digital kritis, sehingga
peserta didik tidak hanya memahami ajaran iman secara teoretis tetapi juga
mampu menerapkannya dalam menyikapi konten dan interaksi di ruang digital.
Alli, Dominggus, dan Josua Lehwurlawal. “Refleksi Iman dalam
Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen untuk Generasi Z:
Pendekatan Adaptif di Era VUCA.” Open Access 4, no. 2 (t.t.).
Barbara Green Winslet Bessie dan Hasanuddin Manurung. “Challenges
and Opportunities of Christian Religious Education in the Digital
Era.” International Perspectives in Christian Education and
Philosophy 2, no. 3 (2025): 01–10.
https://doi.org/10.61132/ipcep.v2i3.332.
Bellar, Wendi, dan Heidi A. Campbell. Digital Religion: The Basics. 1
ed. Routledge, 2022. https://doi.org/10.4324/9781003058465.
Cole, Arnold. Scientific Evidence for the Power of 4. t.t.
Gulo, Rezeki Putra, dan Sandra Rosiana Tapilaha. “Reforming Christian
Religious Education: Integrating Spirituality and Critical
Reasoning in the Digital Era.” Didache: Journal of Christian
Education 5, no. 2 (2024): 105–23.
https://doi.org/10.46445/djce.v5i2.837.
Harjanto, Sutrisna. “A Critical Appreciation to Thomas Groome’s Shared
Praxis Approach.” Indonesian Journal of Theology 4, no. 1
(2017): 127–64. https://doi.org/10.46567/ijt.v4i1.50.
Indri Putri Purnama Harefa, Emilia Worihana, dan Sandra R. Tapilaha.
“Pendekatan Praktis-Teologis Dalam Fondasi Pendidikan
Kristiani.” Coram Mundo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama
Kristen 6, no. 1 (2024): 133–41.
https://doi.org/10.55606/corammundo.v6i1.290.
Karsa Krisman Gulo, Noverlina Zendrato, Ferdi Eka Darma, dan Semuel
Linggi Topayung. “Dampak Pendidikan Kristen dalam
Pembentukan Identitas Keagamaan Anak di Era Digital:
Tantangan dan Peluang.” Damai: Jurnal Pendidikan Agama
Kristen dan Filsafat 1, no. 4 (2024): 70–83.
https://doi.org/10.61132/damai.v1i4.193.
Keriapy, Frets, Hendrik Legi, dan Yoel Giban. “Pendidikan Kesadaran
Kristis: Sebuah Tantangan dalam Pendidikan Agama Kristen.”
90
Didache: Journal of Christian Education 3, no. 2 (2022): 148.
https://doi.org/10.46445/djce.v3i2.623.
Koehuan, Neri Astriana, Dylmoon Hidayat, dan Chrissya Apitula.
“PENANAMAN KONSEP IDENTITAS DIRI BERDASARKAN
IMAN KRISTEN MELALUI PERANAN PENDIDIKAN
KRISTEN.” Academy of Education Journal 13, no. 1 (2022): 63
73. https://doi.org/10.47200/aoej.v13i1.966.
Kordak, Daniel Jufri, dan Mieke Nova Sendow. “PENDIDIKAN
AGAMA KRISTEN SEBAGAI UPAYA DALAM
MEMBENTUK KARAKTER GENERASI ALPHA.”
EKKLESIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 4, no. 1
(2025): 1–13. https://doi.org/10.63576/ekklesia.v4i1.158.
Lie, Tan Lie, Herman Sjahthi Ekoprodjo, dan Yohanes Twintarto Agus.
“Degradasi Iman Kristen Era Digital.” Jurnal Teologi Berita
Hidup 7, no. 1 (2024): 55–70.
https://doi.org/10.38189/jtbh.v7i1.792.
Majesty, Gilbert Timothy, Juliana Sianturi, Litos Sitorus Pane, dan
Demsy Jura. “From Consumers to Co-creators: The Role of
Social Media in Shaping Participatory Christian Learning Among
Millennials and Gen Z.” Asian Journal of Philosophy and
Religion 4, no. 2 (2025): 135–44.
https://doi.org/10.55927/ajpr.v4i2.15657.
Maranatha, Christian Ade, dan Ester Agustini Tandana. “Digital Faith
Formation and Christian Religious Education Teachers’
Leadership in 21st-Century Learning.” MODERATE: Journal of
Religious, Education, and Social 3, no. 1 (2025): 41–56.
https://doi.org/10.46362/moderate.v3i1.25.
Mardina, Riana. POTENSI DIGITALNATIVESDALAM REPRESENTASI
LITERASI INFORMASI MULTIMEDIA BERBASIS WEB DI
PERGURUAN TINGGI. 11, no. 1 (t.t.).
Metra Kartini Simanungkalit. “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen
dalam Membentuk Karakter Kristiani Siswa di SMK Negeri 1
Beringin.” Sukacita : Jurnal Pendidikan Iman Kristen 2, no. 2
(2025): 69–80. https://doi.org/10.61132/sukacita.v2i2.760.
91
Nababan, Samuel, Emma Sianturi, Dyoys Anneke Rantung, Lamhot
Naibaho, dan Esti Regina Boiliu. “Peran Pendidikan Agama
Kristen dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Teknologi bagi
Remaja di era Digital.” Harati: Jurnal Pendidikan Kristen 3, no.
2 (2024): 205–17. https://doi.org/10.54170/harati.v3i2.351.
Naibaho, Dorlan, Maria Widiastuti, Jessi Manuella Hasugian, dan Benida
Dina Nababan. “The Integration of Spirituality and Technology:
The Role of Christian Education in the Digitalization Era.”
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 5, no. 2
(2024): 411–24. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i2.1604.
Naibaho, Dorlan, Maria Widiastuti, Jessi Manuella Hasugian, dan Benida
Dina Nababan. “The Integration of Spirituality and Technology:
The Role of Christian Education in the Digitalization Era.”
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 5, no. 2
(2024): 411–24. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i2.1604.
Oyewunmi, Oluwatosin Alaba, dan Michelle McHugh. “A Comparative
Study of Christian Television Broadcasting in the UK and the
USA in the Last Two Decades (2004-2024).” Master of Science,
Drexel University, 2024. https://doi.org/10.17918/00001955.
Patandi, Hilda A., dan Orin Herdalina. PENDEKATAN DIALOGIS DAN
INKLUSIF. t.t.
Permadi, Yoas Brata, dan Justin Niaga Siman Juntak. “PENERAPAN
PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN BERBASIS
KONTEKSTUAL TERHADAP KEHIDUPAN
PERIBADAHAN.” ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik
4, no. 2 (2024): 53–63.
https://doi.org/10.51878/academia.v4i2.3133.
Roesmijati, Roesmijati. “PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM
PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI Z.” Jurnal
Penggerak 7, no. 1 (2025): 66–87.
https://doi.org/10.62042/jtp.v7i1.111.
Roy Kolibu, Dirk, dan Stepanus Stepanus. “Evaluating the Effectiveness
of Contextual and Problem-Based Learning Approaches in the
Pedagogical Practice of Christian Religious Education.”
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama 17, no. 1
(2025): 655–68. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v17i1.7125.
92
Saingo, Yakobus Adi. “Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana
Pembentukan Karakter Kristiani Tingkat Sekolah Menengah
Pertama.” Jurnal Shanan 6, no. 1 (2022): 89–110.
https://doi.org/10.33541/shanan.v6i1.3652.
Schlag, Thomas. “Truth Communication in Times of Digital Abundance:
A Practical Theological Perspective.” Open Theology 5, no. 1
(2019): 420–29. https://doi.org/10.1515/opth-2019-0033.
Setiawan, David Eko. “Resensi Buku: Model-Model Teologi
Kontekstual.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 7,
no. 2 (2024): 431–41. https://doi.org/10.34081/fidei.v7i2.580.
Simanjuntak, Joksan, Tony Andrian, Lodewyik Saerang, Wilson
Rajagukguk, dan Thomas Pentury. “Development of Christian
Education in a Multicultural Environment.” Enrichment: Journal
of Multidisciplinary Research and Development 3, no. 9 (2025):
3540–52. https://doi.org/10.55324/enrichment.v3i9.550.
Sumeyye, Yildiz. “Heidi A. Campbell & Ruth Tsuria (Eds.), ‘Digital
Religion: Understanding Religious Practice in Digital Media (2nd
edition)’, Routledge, 2022. ISBN 978-0-367-25775-7.” Al
Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan 17, no. 2 (2022):
123–29. https://doi.org/10.37680/adabiya.v17i2.1316.
Sunarko, Andreas Sese. “Fungsi Keluarga dalam Persepektif Alkitab
sebagai Basis Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Pendidikan
Agama Kristen (JUPAK) 2, no. 1 (2021): 79–93.
https://doi.org/10.52489/jupak.v2i1.15.
Tanari, Yustia. DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP
KEHIDUPAN ROHANI DAN PEMBENTUKAN KARAKTER
KRISTIANI REMAJA DI JEMAAT SION POSO, GEREJA
KRISTEN SULAWESI TENGAH. 8, no. 2 (2024).
Tapilaha, Sandra Rosiana, dan Mozes Lawalata. “PROFESIONALISME
GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI ERA DIGITAL:
MENELADANI YESUS SEBAGAI SANG GURU AGUNG.”
The Way: Jurnal Teologi dan Kependidikan 11, no. 1 (2025):
108–29. https://doi.org/10.54793/teologi-dan
kependidikan.v11i1.195.
93
Tapilaha, Sandra Rosiana, dan Mozes Lawalata. “PROFESIONALISME
GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI ERA DIGITAL:
MENELADANI YESUS SEBAGAI SANG GURU AGUNG.”
The Way: Jurnal Teologi dan Kependidikan 11, no. 1 (2025):
108–29. https://doi.org/10.54793/teologi-dan
kependidikan.v11i1.195.
Tara, Titus. “MEMAHAMI MODEL-MODEL TEOLOGI
KONTEKSTUAL STEPHEN B. BEVANS DALAM KONTEKS
BUDAYA ENDE-LIO SEBAGAI BAGIAN DARI KEJUJURAN
BERTEOLOGI.” Atma Reksa : Jurnal Pastoral dan Kateketik 2,
no. 1 (2017): 48. https://doi.org/10.53949/ar.v2i1.20.
Teintang, Ronne AY. “Pendidikan Gereja dan Pembentukan Karakter
Kristiani di Era Digital: Sintesis Teologi Pendidikan dan
Tantangan Etika Digital.” SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama
Kristen 5, no. 2 (2024): 159–68.
Tobing, Jonathan Kevin. PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP
KEHIDUPAN ROHANI DAN SOSIAL REMAJA KRISTEN. t.t.
https://www.academia.edu/127923260/PENGARUH_MEDIA_S
OSIAL_TERHADAP_KEHIDUPAN_ROHANI_DAN_SOSIAL
_REMAJA_KRISTEN?utm_source=chatgpt.com.
Toisuta, Jakson Sespa, Yuli Pheanto, dan Natalia Saul Paruba. Peluang
Dan Tantangan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam
Menghadapi Era Digitalisasi Dan Kecerdasan Buatan. 5, no. 2
(2025).
Ton, Degunias. “Strategi Pendidikan Agama Kristen dalam Menghadapi
Dampak Artificial Intelligence untuk Mengembangkan Critical
Thinking Peserta Didik.” MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan
Kristen dan Gereja 8, no. 2 (2025): 21–38.
https://doi.org/10.62240/msj.v8i2.105.
Waruwu, Bobiyati. The Role of Christian Religious Education Teachers
in Building Students’ Character at SMP Negeri 1 Alasa through
Learning Centered on Christian Values. 1, no. 4 (2025).
Waruwu, Elfin Warnius, dan Mozes Lawalata. “Membangun Masyarakat
Digital Yang Beretika: Mengintegrasikan Nilai-Nilai Kristen Di
Era Teknologi Digital 5.0.” Didache: Journal of Christian
Education 5, no. 1 (2024). https://doi.org/10.46445/djce.v5i1.747.
94
Waruwu, Elfin Warnius, dan Mozes Lawalata. “Peran Guru Pendidikan
Agama Kristen dalam Membangun Kesadaran Spiritual bagi
Generasi Milenial dan Generasi Z di Era 5.0.” EDULEAD:
Journal of Christian Education and Leadership 4, no. 2 (2023):
144–55. https://doi.org/10.47530/edulead.v4i2.166.
Welikinsi, Welikinsi. “Peran Pendidikan Kristen dalam Membentuk
Identitas dan Tujuan Hidup dalam upaya Mengatasi Krisis
Spiritual di Kalangan Pelajar.” Proceeding National Conference
of Christian Education and Theology 2, no. 1 (2024): 39–50.
https://doi.org/10.46445/nccet.v2i1.847.
Yosua, Sheryohza, Martinus Laia, Maria Samaloisa, dan Meliza
Sabebeget. Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Di Sekolah Menengah
Pertama Yadika 8 Jatimulya. 2026.
Zakaria, Zakaria. “Injil dalam Dunia Digital: Strategi Pelayanan
Kontekstual di Era Digital.” Proceeding National Conference of
Christian Education and Theology 3, no. 2 (2025): 29–39.
https://doi.org/10.46445/nccet.v3i2.1109.
Zakaria, Zakaria. “Injil dalam Dunia Digital: Strategi Pelayanan
Kontekstual di Era Digital.” Proceeding National Conference of
Christian Education and Theology 3, no. 2 (2025): 29–39.
https://doi.org/10.46445/nccet.v3i2.1109.
Zalukhu, Amirrudin. “Christian Education as Prophetic Action:
Integrating Social Theology to Promote Justice and Societal
Transformation.” EDULEAD: Journal of Christian Education
and Leadership 6, no. 1 (2025): 1–17.





